Jumat, 06 Mei 2011

Outbound Malang.Komisi Yudisial (KY) meminta keterangan dari ahli informasi teknologi (IT) dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Agung Harsoyo, seputar aliran SMS Antasari Azhar. Ditemukan ada 4 kali SMS dari Nasrudin Zulkarnaen kepada Antasari.Panel Komisi Yudisial untuk perkara Antasari Azhar digelar di kantor Komisi Yudisial, Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (6/5/2011). Outbound Malang.Panel KY terdiri dari 3 orang komisioner yaitu Suparman Marzuki, Jaja Ahmad Jayus, dan Taufiqurrohman Syahuri. Agung dimintai keterangan secara tertutup oleh panel KY mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
"Saya memberikan keterangan mengenai aliran data yang ada dalam CDR,` kaitannya aliran SMS dari pengirim ke penerima dalam satu periode tertentu. Yang menjadi bahan untuk diperiksa, berapa kali ada pesan singkat dikirim dan berapa lama ada hubungan telepon. Itu yang saya sampaikan," papar Agung usai dimintai keterangan.Dikatakan dia, ada aliran nomor telepon dari NZ (Nasrudin Zulkarnaen) ke AA (Antasari Azhar) selama 4 kali. "Tetapi, sebaliknya tidak ada (dari Antasari ke Nasrudin). Itu berupa pesan singkat,"kata Agung. Menurut dia, tidak ada hubungan melalui telepon antara Nasrudin dan Antasari.
Apa memeriksa masalah substansinya? "Kalau masalah substansinya secara hukum itu privasi. Kalau secara hukum diperbolehkan mungkin dapat. Tetapi kalau tidak perintahkan tidak dapat," kata dia.Outbound Malang.

Jumat, 15 April 2011

Bangkai Kapal FyeNoord Ternyata Kapal Pengangkut Hasil Bumi

by: Outbound di malang
Kapal 'FyeNoord' No 455-456 yang tenggelam di laut Pulau Giliraja, Sumenep, Madura yang awalnya diduga sebagai kapal perang Belanda, ternyata hanya kapal dagang pengangkut hasil bumi.

Hal tersebut disampaikan Danlanal Batupuron TNI AL Madura, Murcoriyono, kepada wartawan di ruang lobi Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Jalan dr Soetomo, Jumat (15/4/2011). Outbound malang

Menurut Murcoriyono, dari hasil penelitian dan pengecekan yang dilakukan tim penyelam ternyata kapal tersebut bukan kapal perang. "Di dalam kapal kosong tidak ada hal yang perlu ditakutkan. Karena memang bukan kapal perang," ujarnya.

Dia meminta masyarakat tidak resah dengan keberadaan bangkai kapal tersebut. Sebab, tidak ada bahan yang membahayakan. Namun, dia tetap meminta pada nelayan agar lebih hati-hati jika akan melintas di lokasi bangkai kapal. Outbound Training  Malang

"Anjungan kapal itu bisa saja mengganggu nelayan setempat. Sehingga perlu dievakuasi," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sumenep, M Nasir mengatakan, bangkai kapal tersebut rencananya akan dievakuasi agar tidak mengganggu nelayan setempat.

"Jadi, rencana akan dijadikan lokasi wisata bawah laut itu gagal. Karena tidak mengandung histori," terangnya. Outbound Training

Namun dia tidak menyebutkan kapan bangkai kapal akan dievakuasi. Sebab, masih membutuhkan dana yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah daerah.

"Besi bangkai kapal itu hanya bisa dijadikan besi tua," tandasnya. Rafting Kasembon

(bdh/bdh)

Senin, 04 April 2011

nolimitksi Briptu Norman joget dan nyanyi lips sync lagu India dinilai membuat segar dan manusiawi. Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari meminta agar Briptu Norman tidak dimarahi.

"Semakin polisi gaul, semakin dekat dengan rakyat. Tinggalkan kontaminasi TNI di masa lalu," kata Eva kepada detikcom, Selasa (5/4/2011).nolimit

Eva menyesalkan apabila Briptu Norman dimarahi. "Di Bangkok saja polisi boleh joget-joget sambil mengatur lalu lintas. Itu tidak ada risikonya bagi pelayanan publik malah bikin segar dan manusiawi," ujar politisi PDIP ini.